Kasus Omicron di Jakarta Tembus 4.639, Transmisi Lokal 61,7 persen

 

Ilustrasi varian Omicron. Kasus infeksi varian baru Covid-19 Omicron (B.1.1.529) telah dilaporkan 40 negara hingga Minggu (5/12/2021). Tidak ada laporan kematian karena Omicron.


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan, terdapat 4.639 kasus Covid-19 varian Omicron, per Kamis (10/2/2022) malam. 

Menurut Riza, sebagian besar kasus merupakan transmisi lokal, yakni 61,7 persen. Sedangkan, sebesar 38,3 persen merupakan kasus karena perjalanan luar negeri. 

"Seperti yang sudah saya sampaikan beberapa waktu lalu, sekarang terbalik ya, justru yang (transmisi) lokal lebih besar. Jadi mohon perhatian harus lebih berhati-hati," ujar Riza di Balai Kota DKI, Kamis malam. Baca juga : "Fakta Unik Bermain Slot Secara Daring"

Riza juga menyampaikan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta mencapai 60 persen. Sementara BOR di ICU mencapai 40 persen. 

"Update BOR itu terpasang 6.335, terpakai 3.828, ICU yang terpakai 376 dari 864 yang tersedia," kata Riza.  Baca juga : "Cara Mendapatkan Keuntungan Bermain Slot Secara Daring"

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Kamis kemarin, terdapat penambahan 11.090 kasus Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, data pertambahan itu berdasarkan tes PCR yang dilakukan terhadap 43.363 orang. 

"Sebanyak 43.363 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 11.090 positif dan 32.273 negatif," kata Dwi dalam keterangannya, Kamis kemarin. 

Kemudian, jumlah kasus aktif di DKI Jakarta bertambah 5.620, sehingga totalnya ada 86.901 pasien.


Posting Komentar

0 Komentar